Senin, 28 Juni 2010

kehilangan

hhh.. sejujurnya, saya bingung harus berkata apa, apa yang harus saya ungkapkan, dan apa yang harus saya torehkan di tulisan ini. yang saya tahu saya hanya sedang merasa tersentak, tersentak karena kehilangan apa yang bukan milik saya (lagi). lagi ? kasihan juga yaa saya, terus kehilangan sesuatu yang padahal tak pernah saya miliki. bukan kehilangan sih memang. tapi karena keputus asa an saya yang mendramatisir yang membuat hal yang saya ingin benar benar hilang dari genggaman, hilang dari pandangan, dan hilang dari pikiran saya. yang nyata nya memang tak pernah saya genggam, tak pernah saya pandang,namun terus memenuhi syaraf pikir saya. hmm.. hahaha... hanya tertawa dan tersenyum yang bisa saya lakukan setiap mengingat semua hal tentang itu. sedih sih terkadang, namun saya sadar apa yang hilang dan pergi meninggalkan saya, suatu hari nanti akan kembali dan membawa senyum ceria raut wajah yang sejenak hilang tanpa jejak.
hmm... tapi yang saat ini baru saja meninggalkan saya, entah benar benar pergi atau hanya, hhh... sungguh jujur benar tidak bohong kenyataannya dan kata kata yang termaksut hiperbola lainnya. saya amat sangat bingung. karena apa yang saya ingin, telah datang perlahan demi perlahan san saya sambut hangat rentangan tangan yang siap memeluk dengan senyum indah seorang gadis yang tiba tiba saja semua berubah menjadi raut kekecewaan, saat hal itu datang dan pamit. pamit? yaaah, pamit. pergi hilang dan meninggalkan saya dalam kesendirian lagi.

Kamis, 24 Juni 2010

awan hitam

25-06-2010 09:45 - 9:50

pagi ini cerah, matahari begitu mencolok diantara para awan putih yang terus tertiup angin. tanpa ada awan hitam yang muram. kemana awan hitam yang selalu hadir di pagi pagi kemarin? yang membuat jalan penuh air dan lumpur. oh yaa, awan hitamnya berada di dalam diri saya, menghalangi sinar mentari yang membahagiakan, serta mendatangkan begitu banyak pertanyaan pertanyaan besar. ada apa? saya terperangkap dalam awan hitam itu lagi. terperangkap dalam kegelapan tanpa arah serta tanpa pembimbing, yang bisa menuntun saya ke tempat penuh cahaya mentari yang menyilaukan. hhh... saya tidak tahu berada di mana, entah di dalam dunia gelap tanpa cahaya, atau dunia hangat penuh cahaya yang tertutup selimut sang awan hitam. mentari itu lama tak datang dan menghampiri saya, lama tak jumpa dan bercerita dengan saya. karena mentari itu telah pergi meninggal kan saya, meninggalkan saya di sudut gelap yang tak terjangkau oleh nya. dan entah kapan akan kembali. sore nanti, esok nanti, atau tak akan pernah kembali

Selasa, 22 Juni 2010

saya ini remaja

saya ini remaja, tapi saya masih bingung dengan sikap remaja ini sendiri. seorang remaja yang masih sering dipanggil ade, seorang remaja yang terkadang ingin sekali cepat dewasa agar tak pernah di panggil ade lagi, namun sering pula berfikir bahwa ia tak ingin beranjak dewasa agar tetap di manja oleh sejumlah kaka-kaka nya. kaka-kaka nya? hhmm... yaa, bukan kaka kandung sih memang. namun begitu banyak teman yang selalu (kebanyakan sih, bukan selalu) lebih tua darinya dan menganggapnya adik. saya terkadang kesal dengan remaja ini, yang selalu membanggakan dirinya bahwa ia lah yang paling cantik. walau itu hanya bercanda tetap saja itu termaksut kepercaya dirian yang sangat tinggi ketika ia berkata demikian ke banyak orang. tapi saya tau, hal itu hanya semata mata menghibur dirinya sendiri. menghibur dirinya sendiri dengan memuji dan menertawakan diri sendiri di dalam kesendirian. kata siapa dia sendiri? dia selalu punya banyak teman untuk bermain, untuk tertawa, untuk mempelajari banyak hal, dan untuk sejumlah aktivitas lainnya. hhh... tapi real nya dia memang sendiri. tak punya sejumlah orang untuk berbagi ceritanya, tak punya sejumlah teman yang begitu istimewa di hatinya. eehh tidak ah, saya berfikir bahwa ia selalu menceritakan semuanya kepada teman temannya, dan semua teman temannya selalu istimewa di hatinya. dan real nya lagi tidak ada yang bisa memperkirakannya, sekalipun remaja itu sendiri bercermin dan masuk ke dalam hatinya serta bertanya-tanya tentang segala hal yang mengherankan itu. lalu bagaimana dengan saya? kenapa saya tau tentang remaja itu? yaa karena saya sudah hidup di dalam sosok remaja itu sekitar 14 tahun. yaa, seperti yang saya katakan tadi, saya ini remaja, dan seorang remaja yang saya bicarakan ini adalah saya. berarti saya menceritakan diri sendiri dong? hahaha. padahal saya menceritakan tentang diri saya sendiri, tapi saya sendiri tidak begitu paham tentang diri saya atau pun remaja itu. hhmm.. berapa kali yaa saya bertanya tanya dalam hati, tentang bagaimana sikap saya? bagaimana keseharian saya? apa yang saya ingin? apa yang ingin saya ungkapkan? semua tak pernah bisa saya jawab sendiri. remaja ini memang merepotkan. membutuhkan orang lain untuk mengajari dirinya pelajaran tentang siapa dirinya itu sendiri. pelajaran apa itu? saya tidak pernah dengar. yaa namanya juga orang ga tau apa apa, jadi asal bicara, hahaha dasar orang indonesia

Minggu, 20 Juni 2010

kepalsuan

hallo saya mau cerita, ceritanya saya suka dengan seseorang dan saya ingin menjadi miliknya. hanya sekedar jadi miliknya tak lebih dan tak kurang, hanya ingin selalu bersama nya dan selalu disisi nya. dan saya pun hanya ingin ia tau dan ia mengerti bahwa saya terbelenggu di dalam bayang bayangnya. saya tahu bahwa ia pun mengetahui tentang perasaan suka saya terhadap nya, namun harus saya pertegas, saya hanya suka dan belum menyayangi nya (belum, bukan berarti tidak akan). saya sendiri pun takut bila suatu hari nanti saya akan menyayangi dirinya, menyayangi suatu tubuh yang ia miliki, dan terperangkap dalam kondisi tak ingin lepas dari nya. saya tak pernah berharap ia memiliki perasaan yang sama, hanya saya yang merasakan, dan saya tak perduli dengan respon dirinya terhadap perasaan ini. sedangkan saat ini saya mengetahui bahwa dalam waktu kurang dari 10 hari sejak saya menulis tulisan ini, ia akan pergi belajar dalam waktu yang tak singkat di tempat yang sedikit jauh dari saya. bukan pergi ke suatu tempat yang jauh sih memang, namun tempat itu akan memisahkan diri saya dengan dirinya. sesungguh nya saat ini dan saat saat sebelum ia tahu perasaan saya pun saya amat sangat jarang melihat dirinya, tapi tetap saja saya sedikit (atau mungkin banyak) tersentak ketika mengetahui info itu. hhh... apa dengan hal itu saya sudah mulai menyayangi nya? saya berharap tidak, karena hal itu akan melukai hati saya yang baru saja sembuh dari luka lama nya. tolong bantu saya untuk tidak pernah menyayangi dirinya, untuk tidak pernah mengharapkan dirinya, karena saya tahu itu hanyalah suatu hal sia sia yang akan menyakiti hati saya. saya hanya sedikit berharap, seseorang membuka mata saya, untuk melihat kenyataan bahwa semua yang saya anggap asli adalah sebuah kepalsuan

Senin, 24 Mei 2010

satu tahun yang singkat

25 - 05 - 2010 20:45

baru ter sadar. satu tahun sudah mengharap dan menunggu sesuatu yang tak pasti, sesuatu yang ngiris hati. sesuatu yang terus menguras air mata. dan sesuatu yang terukir jelas di angan angan indah. satu tahun mata ini tak melihat tatap matanya yang hangat. satu tahun tangan ini terlepas dari genggaman kuat nya. dan satu tahun hidup kembali biasa tanpa bayang bayang nya. dengan satu tahun tetesan air mata yang mengganti hadirnya.
cerita cerita yang tercipta dalam penantian. menciptakan keharuan disela cerita. menghadirkan sekumpul tetes air mata saat mengingatnya. yang menetes perlahan seiring detak jantung penuh isak. tangan merinding mengingat semua. semua kenangan perjalanan indah dengan nya serta perjalanan singkat tanpa hadirnya .

Minggu, 16 Mei 2010

hati

17-05-2010

hati ku terlanjur sakit untuk memulai awal yang baru. hatiku udah terlalu takut untuk kembali mambawa senyum indah yang menyakitkan. dan hatiku telah tertutup untuk menyambut sesuatu yang begitu indah. jujur, aku takut, takut untuk memulai kembali semua dari awal. semua yang terlihat indah namun begitu menyakitkan

Senin, 10 Mei 2010

tangisnya hujan

9-05-2010 21:13

kini aku kembali menangis, ditengah tetes air yang jatuh dari langit. yang tercampur isakan tangis diriku. dingin, tubuhku menggigil dan mulai kaku.mungkin tubuh ku terlalu letih untuk mengatakannya, untuk mengungkapkan yang ku rasa. tak ada satu pun yang bisa mewakilinya. disini, hanya bersama hujan, yang setia menemani tetes air mata ini, entah sampai nanti, atau selamanya

Sabtu, 03 April 2010

ujian nasional

saat menunggu waktu selesai, demi mengumpulkan selembar kertas penentu, kuayunkan pinsil di atas kertas buram, menorehkan perasaan yang ada, perasaan cemas hari hari lalu, yang kini menjadi rasa bosan yang tak berwujud, aku menulis kalimat demi kalimat, bersamaan detik yang terdengar, hingga terlihat kumpulan huruf, yang mewakili perasaan ku

begitu banyak orang tahu
hingga tak asing tuk di dengar
begitu rahasia dan menentukan
hingga terkesan sombong dan menakutkan
hati yang berdebar membekukan saraf
saat menunggu kehadirannya
dan saat ia datang perlahan
tak sedikit pun ketakutan di benak mereka
tak ada pun rasa cemaws menyelimuti
ini bukan lah hal yang sulit
ini hanyalah hal yang sama
tak sama dengan apa yang diduga
payah, dan mengecewakan

Rabu, 10 Februari 2010

puisi II

aku tak pernah mencintai mu,
dan aku pun tak pernah menyayangimu
aku tak pernah bangga akan hadir mu,
dan aku pun tak pernah terpesona akan dirimu
kau bukanlah bintang di langit hitam ku
dan engkaupun bukanlah pelangi di kertas gambar ku
dan saat kini kau pergi meninggalkan tubuh mungil diriku
membuat semua terbalik
langit hitam ku kini gelap tanpa bintangnya
kertas gambarku pucat tanpa pelanginya
semua yang cerah kini mendung
mata yang tak pernah melihat mu kini mencari keberadaan mu
nama yang tak pernah terucap, kini terus keluar dari bibir ku.
dan nama yang tak pernah ada dalam benak ku. kini memenuhi seluruh otakku
semua yang telah lalu barulah ku sadari
aku membutuhkanmu

Rabu, 06 Januari 2010

Andrea Ambiayu Hanan


Andrea Ambiayu Hanan
seorang gadis berusia 13 tahun. yang sering di panggil nde oleh sahabat sahabat nya.
"kalo dipanggil andrea kesan nya kaya baru kenal. jadi panggil nde aja"
itu tanggapan nya dia kalo temen temen nya manggil dia andrea. tapi gua tetep manggil dia andrea.

andrea cantik, cantiiiiiiiiiiiiiiiiiiik banget malah kata gua. orang aceh tapi sipit tapi kaya bule. rambut nya panjang tebel tapi pirang. jarang deh rambut kaya dia.
ga pernah sekali pun gua liat dia ga ketawa ngakak dalam satu hari. dan tawa lepas nya selalu bikin orang lain di sekitar nya ikut ketawa. dalam keadaan semenit sesudah nangis pun. dia masih bisa membuat orang orang tertawa. walaupun gua tau kadang kadang dia ketawa supaya dia ga nangis. dan emang semua orang begitu.

andrea sifat nya amat sangat keras (menurut gua), tapi dia masih bisa ngalah. walaupun selicik apapun dia, sejahat apapun dia, dia ga pernah ngelicikin temen sendiri.
cuma andrea yang bisa menerima sifat gua yang kadang samasama licik dengan nya. sifat gua yang ga bisa di atur. sifat gua yang ngegampangin segala hal. cuma dia yang bisa nerima itu semua. walaupun sekarang mungkin sudah mulai bosan dengan sifat menyebalkan gua. dan mungkin akan menjauh dari gua.

tapi sejauh jauhnya andrea. sebenci apapun andrea sama gua. sekesel apapun andrea sama gua. ga pernah gua balik benci sama dia. sejauh jauhnya andrea dari gua. dia pasti selalu di hati gua.
sebenci apapun dia. pasti tetep bikin gua ketawa waktu gua nangis. entah gua nya aja yang lebay atau kenyataan. sesedih sedih nya andrea. dia tetep bisa bikin gua ketawa ngakak. sampe perut gua sakit sesakit sakitnya.

dan semua itu lah yang mungkin bikin gua selalu amat sangat sayang sama dia. andrea yang selalu ngasih gua kesempatan, selalu ngasih gua peringatan keras, selalu ngasih gua perhatian extra. lebih dari apapun itu. dan mungkin ga hanya gua yang merasakan hal itu. gua yakin banyak yang ngerasain hal yang sama kaya gua. thanks god for andrea